Angin kencang menerjang pohon kelapa.
JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 94W di Laut Filipina yang berpotensi meningkatkan aktivitas hujan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di kawasan Sumatera.
Prakirawan BMKG, Henokhavita, mengatakan bibit siklon tersebut terpantau memiliki kecepatan angin maksimum 25 knot dengan tekanan udara minimum 1006 hektopascal (hPa). Saat ini, sistem cuaca tersebut bergerak ke arah barat-barat laut.
Menurutnya, pergerakan Bibit Siklon Tropis 94W membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di berbagai wilayah.
BACA JUGA:BMKG Ingatkan Ancaman Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem
"Kondisi ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ujar Henokhavita dalam pembaruan informasi cuaca BMKG, Senin (3/8).
Selain dipengaruhi Bibit Siklon Tropis 94W, BMKG juga mengamati terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang membentang dari pesisir barat Aceh hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Laut Jawa bagian barat.
Fenomena serupa juga terpantau memanjang di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku Utara, hingga Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah. Kondisi ini turut mendukung terbentuknya awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.
Untuk prakiraan cuaca di sejumlah kota besar, BMKG memprediksi hujan disertai petir berpotensi terjadi di Padang dan Pontianak. Sementara hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Bengkulu.
Adapun hujan ringan berpeluang terjadi di Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bandar Lampung, Serang, Semarang, dan Tanjung Selor.
BACA JUGA:BMKG Minta Warga Waspadai Hujan Lebat, Siklon Mekkhala Pengaruhi Cuaca Sejumlah Wilayah
Sementara itu, cuaca berawan hingga berawan tebal diprakirakan mendominasi wilayah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, dan Banjarmasin sepanjang hari.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah dengan potensi hujan lebat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, maupun pohon tumbang. Pemerintah daerah juga diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca sebagai langkah mitigasi risiko bencana. (*)