Kondisi di Bandara Sultan Thaha Jambi yang dpenuhi kabut asap yang sebabkan gangguan penerbangan.

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Dua Pesawat Jakarta–Jambi Alami Delay

Posted on 2026-09-30 15:39:58 dibaca 214 kali

JAMBI— Kabut asap kembali mengusik aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi. Menurunnya jarak pandang membuat dua penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Jambi harus mengalami penundaan keberangkatan, Rabu (30/9/2026).

Dua penerbangan yang terdampak masing-masing Citilink Indonesia QG 960 dan Garuda Indonesia GA 126. Citilink yang sedianya berangkat dari Jakarta pukul 10.25 WIB, sementara Garuda Indonesia dijadwalkan lepas landas pukul 10.35 WIB.

Penundaan dilakukan lantaran kondisi jarak pandang di Jambi belum sepenuhnya mendukung proses kedatangan pesawat. Maskapai masih menunggu perkembangan terbaru cuaca sebelum memastikan penerbangan dilanjutkan.

BACA JUGA:Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Sungaipenuh, Sekolah Diminta Siapkan Pembelajaran Daring

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menjelaskan persoalan utama bukan berada pada kemampuan pesawat untuk melakukan lepas landas, melainkan ketika pesawat akan mendarat di Jambi.

“Untuk proses lepas landas (take off), kondisi visual masih memungkinkan dilakukan. Tantangan utama saat ini berada pada proses pendaratan karena membutuhkan kondisi jarak pandang yang cukup bagi pilot,” ujar Ardon.

Berdasarkan pemantauan pada pukul 10.00 WIB, jarak pandang di kawasan Bandara Sultan Thaha Jambi tercatat sekitar 1.200 meter. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kelancaran operasional penerbangan.

Pihak bandara, kata Ardon, terus memantau perubahan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan maskapai. Informasi mengenai perkembangan jarak pandang akan diperbarui secara berkala sebagai bahan pertimbangan operasional penerbangan.

“Setiap perkembangan kondisi cuaca akan terus kami informasikan kepada pihak maskapai maupun pengguna jasa bandara agar penerbangan dapat berjalan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” katanya.

BACA JUGA:Asap Karhutla Ancam Pernapasan Anak, IDAI Bagikan Langkah Pencegahannya

Ardon meminta calon penumpang tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan yang telah ditentukan sebelumnya. Penumpang diminta aktif memantau informasi terbaru dari maskapai karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.

Gangguan ini menunjukkan kabut asap tidak hanya berdampak pada kualitas udara, tetapi juga mulai berimbas pada sektor transportasi udara. Rendahnya jarak pandang menjadi persoalan serius terutama pada fase pendaratan yang membutuhkan visibilitas memadai bagi pilot.

Penumpang yang memiliki penerbangan dari maupun menuju Jambi diimbau mengecek status penerbangan secara berkala kepada maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara. (*)

Copyright 2026 Jambitrends.com

Alamat: Kota Jambi

Telpon:

E-Mail: admin@jambitrends.com, kontak : 0823xxxxxxxx