apolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.
JAMBI – Persoalan yang dihadapi warga terdampak zona merah di kawasan Kenali Asam Atas, Kota Jambi, kembali menjadi perhatian setelah Erwan (63), salah seorang warga yang mengikuti aksi di area kerja Pertamina, meninggal dunia pada Minggu (18/10/2026) malam.
Menyikapi peristiwa tersebut, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap keluarga yang kehilangan anggota keluarganya di tengah perjuangan warga menyampaikan aspirasi mengenai persoalan zona merah.
BACA JUGA:Warga Zona Merah Pertamina Jambi Meninggal Saat Aksi Berlangsung, Diduga Serangan Jantung
Ananto menyampaikan duka cita atas kepergian Erwan. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Polresta Jambi, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Erwan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujarnya saat melayat.
Berdasarkan informasi awal, Erwan diduga mengalami serangan jantung ketika berada di Posko Tolak Zona Merah, yang terletak di area kerja Pertamina, Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru. Ia sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi dinyatakan meninggal dunia setibanya di fasilitas kesehatan tersebut.
Kapolsek Kota Baru AKP Riko sebelumnya membenarkan peristiwa itu. Namun, hingga informasi tersebut disampaikan, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Erwan sebelum kejadian.
Di tengah situasi tersebut, Ananto mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga situasi tetap kondusif selama menyampaikan aspirasi.
Menurutnya, penyampaian pendapat perlu diiringi komunikasi yang baik serta dilakukan dengan memperhatikan ketentuan hukum. Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan warga yang mengikuti kegiatan di lapangan.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap tenang, serta mengedepankan kondisi kesehatan saat menyampaikan aspirasi,” katanya.
Sementara itu, Diza Hazra Aljosha turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Erwan. Pemerintah Kota Jambi berharap persoalan yang dihadapi masyarakat terdampak zona merah dapat dibicarakan bersama pihak-pihak terkait agar ditemukan jalan keluar yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA:5.506 SHM Diblokir, Ratusan Warga Jambi Turun ke Jalan Desak Pertamina Buka Zona Merah
Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan terus membangun komunikasi dengan warga sehingga aspirasi yang disampaikan memperoleh perhatian dan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi yang konstruktif.
Kepergian Erwan menambah duka bagi keluarga dan rekan-rekannya yang masih memperjuangkan aspirasi terkait persoalan zona merah. Di tengah kondisi tersebut, komunikasi antara warga, pemerintah, dan pihak terkait menjadi salah satu aspek penting dalam mengupayakan penyelesaian persoalan secara tertib. (*)