Jurnalis peserta BRI Fellowship Journalism 2026 mengikuti kegiatan menanam di kawasan BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar, Kota Bandung, Jumat (30/10/2026).

BRI Peduli Kembangkan Urban Farming, Jurnalis Fellowship Ikut Menanam di BRInita Bandung

Posted on 2026-11-01 08:12:31 dibaca 45 kali

 

BANDUNG – Keterbatasan lahan di kawasan perkotaan bukan menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menghasilkan pangan secara mandiri. Melalui program BRI Bertani di Kota (BRInita), warga RW 03, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, berhasil mengubah lahan terbatas menjadi kawasan pertanian produktif yang memberikan manfaat bagi pangan, ekonomi, dan lingkungan.

Potret pemberdayaan masyarakat tersebut disaksikan langsung jurnalis terpilih dari berbagai daerah di Indonesia dalam kegiatan Fellowship Journalism Menanam, bagian dari rangkaian Inaugurasi BRI Fellowship Journalism 2026, Jumat (30/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para jurnalis tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai program BRInita, tetapi juga terlibat langsung menyemai benih, menanam bibit, menyiram hingga memanen tanaman di kawasan BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar.Senior Manager Corporate Social Responsibility (CSR) Department di Corporate Secretary Group BRI, Agusman Muhammad, mengatakan BRInita merupakan bentuk komitmen BRI dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan perkotaan.

BACA JUGA:BRI Hadirkan Qlola Mobile, Perkuat Fleksibilitas Akses Finansial Bisnis Korporasi

"Melalui program BRInita, kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan lahan di perkotaan bukan menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menghasilkan pangan secara mandiri. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan yang tersedia bisa menjadi kawasan produktif yang memberikan manfaat bagi ketahanan pangan, lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Agusman.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari banyaknya tanaman yang dibudidayakan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mengelola dan mengembangkan kawasan tersebut secara berkelanjutan.

"Kami tidak hanya memberikan bantuan sarana dan prasarana, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui pendampingan dan pelatihan. Harapannya, warga dapat mengelola BRInita secara mandiri, mengembangkan hasil pertanian, bahkan menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi," tambahnya.

BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar memanfaatkan lahan sepanjang sekitar 60 meter dengan lebar 5 meter. Pengelolaannya melibatkan masyarakat setempat, termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Buruan Sae Pajajaran Hegar.

Di kawasan tersebut dikembangkan 30 jenis komoditas, terdiri dari 14 jenis sayuran dan umbi-umbian, delapan jenis buah-buahan, serta delapan jenis tanaman herbal dan rempah.

Komoditas yang ditanam antara lain terong, pakcoy, kangkung, bayam, tomat, brokoli, sawi, ubi jalar, jambu, jeruk, lengkeng, belimbing, jahe, kunyit, serai, dan lidah buaya.Hasil panen dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan masyarakat serta kegiatan sosial, termasuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu dan masyarakat lanjut usia.

Lurah Pajajaran, Paridin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BRI dalam mengembangkan pertanian perkotaan di wilayahnya.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BRI yang telah memberikan perhatian serta dukungan kepada masyarakat melalui program BRInita. Kehadiran program ini sangat positif karena membantu warga memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi kawasan hijau dan produktif," ungkap Paridin.Ia berharap program tersebut terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

"Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Bukan hanya menghasilkan sayuran dan buah-buahan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan," tambahnya.

Pengembangan kawasan BRInita diperkuat melalui bantuan BRI Peduli secara bertahap pada 2025–2026. Bantuan mencakup infrastruktur kebun, media tanam, pupuk, bibit, pot, peralatan budidaya hingga sarana pengelolaan sampah.

Pada 2025, BRI menyalurkan 16 jenis bantuan, di antaranya 200 tanaman siap tanam, 250 pot, tandon air berkapasitas 500 liter, instalasi penyiraman tetes, serta perlengkapan kebun. Pengembangan vertical garden juga didukung dengan 3.460 pot dan bibit tanaman beserta teralis.

Sementara pada 2026, bantuan diperluas menjadi 28 jenis barang dan perlengkapan, termasuk bibit sayuran, tray semai, perlengkapan budikdamber, serta 200 bibit lele.BRI juga mendorong pengembangan produk olahan masyarakat melalui bantuan desain dan pencetakan kemasan, seperti untuk minuman bunga telang dan cheese stick pakcoy.

Selain dukungan sarana, masyarakat mendapatkan pendampingan dan pelatihan budidaya agar mampu mengelola kawasan pertanian secara mandiri dan berkelanjutan.

Sejak diluncurkan pada 2021, BRInita telah berkembang di 40 kelompok penerima manfaat yang tersebar di 17 Regional Office dan 16 provinsi.Sepanjang 2021–2026, program ini tercatat menjangkau 764 penerima manfaat langsung dan 961 penerima manfaat tidak langsung.

BACA JUGA:Semarak Merah Putih Kemerdekaan Desa Ibru Meriah, BRI Hadirkan Layanan Gratis hingga Doorprize

Dari sisi produksi, kelompok binaan menghasilkan lebih dari 31,7 ton sayur dan buah senilai sekitar Rp914,5 juta serta 4,7 ton hasil perikanan senilai Rp56,5 juta.Program ini juga melahirkan 70 produk olahan dengan pendapatan kelompok mencapai hingga Rp5,2 juta per bulan. Selain itu, terdapat 62 sesi pelatihan dan 40 titik ruang terbuka hijau dengan luas sekitar 4.000 meter persegi.

Kelompok binaan turut mengolah 4,7 ton limbah organik dan menghasilkan lebih dari 12 ribu liter pupuk organik cair. Program tersebut juga mencatat efisiensi emisi gas rumah kaca sebesar 792,63 kilogram CO2-eq serta mendukung penyediaan makanan sehat bagi 31 balita.

Melalui BRInita, BRI Peduli berupaya membuktikan bahwa pertanian perkotaan bukan sekadar aktivitas bercocok tanam. Dengan dukungan sarana, pendampingan, dan keterlibatan masyarakat, lahan terbatas dapat berkembang menjadi sumber pangan sekaligus ruang pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan. (*)

Copyright 2026 Jambitrends.com

Alamat: Kota Jambi

Telpon:

E-Mail: admin@jambitrends.com, kontak : 0823xxxxxxxx