Kasus Kematian Brigadir EWS Naik ke Penyidikan, Enam Orang Resmi Jadi Tersangka
JAMBI – Penanganan kasus kematian Brigadir EWS, anggota Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), memasuki fase baru. Setelah melalui serangkaian
Read more
MUARASABAK – Tiga hari setelah seorang anggota Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berpangkat Brigadir Polisi ditemukan meninggal dunia, misteri di balik peristiwa itu masih belum terpecahkan. Hingga Senin (20/7), rumah kontrakan di Lorong Kamboja RT 10 RW 04, Kelurahan Rano, yang menjadi lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi.
Kontrakan permanen yang dikenal warga sebagai Azi Kost itu memiliki empat pintu kamar. Tidak hanya bagian depan bangunan, polisi juga memasang garis polisi di area belakang kontrakan. Hingga kini, penyidik belum menjelaskan alasan penyegelan area tersebut maupun hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana cenderung lengang. Sebagian rumah di sekitar kontrakan tampak tertutup, sementara warga memilih enggan banyak berbicara dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada kepolisian.
Seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi mengaku mengenal korban sebagai sosok yang ramah dan kerap berinteraksi dengan warga sekitar.
Ia juga mengaku sempat mendengar suara menyerupai teriakan sekitar pukul 03.00 WIB pada dini hari sebelum korban ditemukan meninggal. Namun, karena tidak mengetahui asal suara tersebut, ia tidak menaruh curiga.
Menjelang waktu subuh, kondisi kontrakan disebut berbeda dari biasanya. Lampu di bagian depan sudah padam, hanya tersisa satu lampu yang masih menyala, sementara salah satu pintu kamar terlihat terbuka. Situasi itu baru menjadi perhatian warga setelah pagi harinya lokasi mendadak ramai akibat kabar meninggalnya korban.
Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Candra menegaskan penyelidikan masih terus berlangsung. Hingga kini, polisi belum menyampaikan kronologi lengkap maupun penyebab pasti kematian anggota tersebut.
"Saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar AKBP Ade Candra saat dikonfirmasi.
Di tengah belum adanya kesimpulan resmi, berbagai spekulasi bermunculan di masyarakat dan media sosial. Mulai dari dugaan adanya unsur tindak pidana hingga isu mengenai keterlibatan pihak tertentu. Bahkan beredar kabar bahwa sejumlah orang telah diamankan untuk dimintai keterangan.
BACA JUGA:Vonis Seumur Hidup, Oknum Polisi Pembunuh Dosen di Bungo Dipastikan Habiskan Sisa Hidup di Penjara
Namun, seluruh informasi tersebut belum dapat diverifikasi dan belum dibenarkan oleh kepolisian. Hingga berita ini diterbitkan, penyidik masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, dan menyusun kronologi untuk mengungkap penyebab pasti kematian Brigadir Polisi tersebut.
Publik kini menunggu hasil penyelidikan yang diharapkan dapat memberikan kepastian atas berbagai pertanyaan yang muncul sejak peristiwa itu terjadi, sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. (*)
JAMBI – Penanganan kasus kematian Brigadir EWS, anggota Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), memasuki fase baru. Setelah melalui serangkaian
Read moreJAMBI-Polda Jambi terus menggenjot penyelidikan atas kematian Brigadir EWS, anggota Polres Tanjung Jabung Timur. Hingga kini, sedikitnya 13 saksi tela
Read moreMUARASABAK – Tiga hari setelah seorang anggota Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berpangkat Brigadir Polisi ditemukan meninggal dunia, mis
Read moreMUARASABAK – Misteri kematian Brigpol Eko Winarno Saputra, personel Polres Tanjung Jabung Timur, masih menyelimuti. Hingga tiga hari pascakejadi
Read moreMUARASABAK-Aparat kepolisian mengungkap dugaan perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Seorang pria berinisial BE
Read moreMUARO JAMBI – Sebuah rumah permanen milik warga di RT 01, Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, hangus
Read more