Miris, SMPN 23 Kota Jambi Hanya Kebagian Satu Murid Dari Kuota 128 Kursi Tersedia

Gedung SMPN 23 Kota Jambi yang berada Jalan Raden Fatah Kelurahan Sijenjang Kecamatan Jambi Timur.
Gedung SMPN 23 Kota Jambi yang berada Jalan Raden Fatah Kelurahan Sijenjang Kecamatan Jambi Timur.

JAMBI-Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri untuk tahun ajaran 2026/2027 di Kota Jambi resmi ditutup, namun data menunjukkan distribusi calon peserta didik masih timpang.

Dari total kapasitas 6.848 kursi di 25 SMP Negeri, baru 6.000 kursi yang terisi, sehingga tersisa 848 kursi atau sekitar 12,4 persen yang kosong.

Kursi kosong ini tersebar di 19 SMP Negeri, memperlihatkan ketimpangan minat masyarakat. Beberapa sekolah justru mengalami kelebihan pendaftar, sementara sejumlah sekolah lain kekurangan peserta secara signifikan, terutama yang berada di wilayah pinggiran atau memiliki akses terbatas dari SD feeder.

BACA JUGA:Sejumlah SMP Negeri di Kota Jambi Masih Kekurangan Siswa, Ini Daftarnya

Fenomena paling mencolok terjadi di SMP Negeri 23, yang hanya berhasil menerima satu calon siswa baru dari kuota 128 kursi.

Kondisi ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya, ketika sekolah yang sama hanya memperoleh 13 pendaftar dari kapasitas 256 siswa. Saat ini, jumlah seluruh siswa aktif di SMP Negeri 23 hanya mencapai 59 orang, jauh di bawah kapasitas ideal.

Rendahnya minat masyarakat terhadap sekolahnya dipengaruhi oleh lokasi sekolah yang jauh dari pusat pemukiman dan terbatasnya jumlah lulusan SD sekitar wilayah tersebut. Orang tua biasanya memilih sekolah yang dianggap favorit atau lebih dekat dengan lokasi mereka,.

Disdik Kota Jambi menilai, fenomena ini menuntut strategi khusus agar sekolah-sekolah dengan kursi kosong tetap diminati. Beberapa opsi yang sedang dikaji meliputi: penyempurnaan sistem pilihan kedua dalam SPMB, promosi jalur prestasi dan afirmasi, serta pengembangan program unggulan di sekolah.

Selain itu, Disdik menekankan perlunya pemerataan akses pendidikan agar setiap anak memiliki kesempatan belajar yang setara, tidak hanya di sekolah populer, tetapi juga di sekolah yang selama ini kurang diminati.

BACA JUGA:848 Kursi SMP Negeri Kota Jambi Masih Kosong, Disdik Buka Jalur Pendaftaran Langsung

"Tahun ini, jumlah lulusan SD di Kota Jambi mencapai sekitar 9.720 orang. Seluruh calon peserta didik tetap memiliki pilihan, baik melalui SMP Negeri, sekolah swasta, MTs, maupun pondok pesantren," jelas Zul Afni, Kepala Bidang SMP Disdik Kota Jambi.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengisi kursi kosong di sekolah-sekolah pinggiran sekaligus memastikan pemanfaatan fasilitas belajar yang optimal, sehingga kualitas pendidikan di seluruh kota dapat terjaga. (*)




Berita Terkait

Sejumlah SMP Negeri di Kota Jambi Masih Kekurangan Siswa, Ini Daftarnya

JAMBI-Meski proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kota Jambi telah berlangsung, sejumlah sekolah masi

Read more

Miris, SMPN 23 Kota Jambi Hanya Kebagian Satu Murid Dari Kuota 128 Kursi Tersedia

JAMBI-Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri untuk tahun ajaran 2026/2027 di Kota Jambi resmi ditutup, namun data menunjukkan

Read more

848 Kursi SMP Negeri Kota Jambi Masih Kosong, Disdik Buka Jalur Pendaftaran Langsung

JAMBI– Meski proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Kota Jambi untuk Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup pada 27 Juni 2026, mas

Read more

Harga Pertamax dan Pertamina Dex Dikabarkan Turun, Begini Proyeksinya

JAKARTA- Rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mendapat sorotan karena berpotensi meringankan beban pengeluaran masyaraka

Read more

Jemaah Haji Asal Tanjab Barat Wafat di Madinah, Diduga Akibat Stroke Iskemik

JAMBI-Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Hj. Rasyi

Read more

Evaluasi MBG Setiap Dua Bulan, Kemenkeu Bentuk Tim Pengawas Nasional

JAKARTA— Kementerian Keuangan membentuk tim khusus untuk mengawasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar anggaran dan pelaksanaannya sesuai ke

Read more