Jemaah Haji Asal Tanjab Barat Wafat di Madinah, Diduga Akibat Stroke Iskemik
JAMBI-Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Hj. Rasyi
Read more
JAMBI-Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Hj. Rasyidah binti M. Idris (56), meninggal dunia saat menjalani perawatan di Madinah.
Almarhumah yang tergabung dalam Kloter BTH 21 Embarkasi Batam dan mengikuti bimbingan KBIH/Travel Nurul Haramain dinyatakan wafat pada 23 Juni 2026 pukul 01.00 Waktu Arab Saudi di Rumah Sakit King Salman bin Abdul Azis Medical City (KSAMC).
BACA JUGA:Jemaah Haji Asal Tanjab Timur Wafat di Madinah, Ini Keterangan Resminya
Berdasarkan Certificate of Death yang diterbitkan Tim Medis Kedutaan Besar Republik Indonesia, penyebab utama kematian adalah infark serebral atau stroke iskemik. Kondisi tersebut berkaitan dengan penyakit jantung hipertensif yang dipicu riwayat hipertensi yang telah diderita almarhumah.
Sebelumnya, Hj. Rasyidah tiba di Tanah Suci pada 16 Mei 2026 dan telah menunaikan ibadah umrah wajib. Selama berada di Arab Saudi, ia juga sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di klinik sektor karena kondisi kesehatannya.
Insiden yang menyebabkan almarhumah harus dirawat terjadi pada 17 Juni 2026. Saat mengantre memasuki kawasan Raudhah di Masjid Nabawi, ia tiba-tiba kehilangan kesadaran. Rekan sesama jemaah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kesehatan kloter.
Setibanya di lokasi, tim kesehatan menemukan kondisi almarhumah dalam keadaan tidak sadar dengan tekanan darah mencapai 190/90 mmHg dan saturasi oksigen hanya 58 persen. Riwayat hipertensi yang dimiliki korban diduga turut memperburuk kondisinya.
Tim medis Masjid Nabawi segera memberikan pertolongan pertama sebelum membawa almarhumah ke Madinah Heart Center. Karena kondisinya dinilai kritis, ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit King Salman bin Abdul Azis Medical City untuk mendapatkan penanganan intensif di ruang perawatan kritis.
Hasil pemeriksaan CT Scan menunjukkan almarhumah mengalami stroke akibat penyumbatan pembuluh darah otak atau cerebral infarction. Sejak menjalani perawatan pada 17 Juni 2026, kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada 23 Juni 2026.
Dokter pemeriksa, dr. Anita Dewi, menyampaikan seluruh proses administrasi setelah wafatnya almarhumah, termasuk koordinasi pemakaman di Arab Saudi, telah ditangani bersama otoritas setempat, pihak Maktab/Mutawwif, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia. (*)
JAMBI-Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Hj. Rasyi
Read moreJAKARTA— Kementerian Keuangan membentuk tim khusus untuk mengawasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar anggaran dan pelaksanaannya sesuai ke
Read moreJAMBI- Kepolisian Republik Indonesia melakukan penyegaran organisasi di Polda Jambi melalui mutasi sejumlah pejabat, sebagaimana tertuang dalam b
Read moreJAMBI-Pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS) terus dikebut, salah satunya ruas Palembang-Betung-Jambi yang kini menunjukkan kemajuan signifikan. P
Read moreJAMBI-Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang melintasi Provinsi Jambi terus menunjukkan kemajuan signifikan. Gubernur Jambi, Al Haris, menya
Read moreBANDUNG— Aparat kepolisian berhasil menangkap Taufik Hidayat, pria yang diduga melakukan penganiayaan berat terhadap seorang perempuan di Bandun
Read more