ISPU Kota Jambi Capai 169, Pembelajaran PAUD dan SD Kelas 1–3 Dialihkan Daring
JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali mengambil langkah antisipatif menghadapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Mulai 10 h
Read more
JAMBI – Pengunduran diri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Jambi, Sugiyono, memunculkan tanda tanya di tengah publik. Pasalnya, keputusan tersebut terbilang mendadak dan mengejutkan DPRD Kota Jambi.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengaku tidak mengetahui adanya persoalan serius yang sebelumnya mencuat dalam hubungan kerja antara legislatif dan Dinas Pendidikan.
Menurut Kemas, komunikasi antara DPRD dan Dinas Pendidikan selama ini berlangsung normal. Berbagai persoalan di sektor pendidikan juga masih dibahas melalui koordinasi antara DPRD dan Pemerintah Kota Jambi.
BACA JUGA:Pejabat Mundur Lagi, Pengamat Minta Maulana Buka Terang Alasan Sebenarnya
“Terus terang kami kaget ada kabar dari kepala dinas. Prinsipnya selama kami bermitra dengan Dinas Pendidikan, semuanya baik-baik saja. Tidak ada yang mencolok,” ujar Kemas.
Ia mengatakan perbedaan pandangan antara DPRD dan pemerintah daerah merupakan sesuatu yang wajar dalam penyelenggaraan pemerintahan. Namun, perbedaan tersebut semestinya tidak berkembang menjadi persoalan yang menghambat pelayanan publik.
“Kalaupun ada perbedaan pandangan, saya kira itu hal biasa dan bisa diselaraskan. Yang penting komunikasi tetap berjalan dan tujuan akhirnya untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Kemas menegaskan mundurnya seorang kepala organisasi perangkat daerah tidak boleh sampai berdampak pada jalannya program pendidikan di Kota Jambi.
Menurut dia, sektor pendidikan menyangkut kepentingan masyarakat secara langsung. Karena itu, perubahan di tingkat pimpinan tidak boleh menjadi alasan terhentinya program maupun terganggunya pelayanan.
DPRD Kota Jambi, kata Kemas, akan tetap menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh program pendidikan berjalan sesuai rencana.
“Yang terpenting program pendidikan tetap berjalan, pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu, dan siapapun yang nantinya menjalankan tugas harus mampu melanjutkan program-program yang sudah ada,” tegasnya.
BACA JUGA:Pejabat Silih Berganti Mundur di Era Maulana-Diza, Ada Apa di Balik Rentetan Pengunduran Diri?
Ia juga meminta proses administrasi terkait pengunduran diri Sugiyono maupun pergantian pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dilakukan tanpa mengganggu agenda pendidikan yang tengah berjalan.
Di sisi lain, pernyataan Kemas yang mengaku tidak melihat adanya persoalan mencolok antara DPRD dan Dinas Pendidikan membuat alasan di balik pengunduran diri Sugiyono masih menjadi tanda tanya.
Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan lebih terang mengenai alasan Sugiyono memilih mundur dari jabatan Kadisdik Kota Jambi secara tiba-tiba. (*)
JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali mengambil langkah antisipatif menghadapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Mulai 10 h
Read moreJAMBI–Mundurnya dua pejabat penting di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi bukan karena persoalan kinerja maupun konflik internal. W
Read moreJAMBI – Teka-teki di balik kabar pengunduran diri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Jambi, Sugiyono, akhirnya terjawab. Sugiyono membenark
Read moreJAMBI–Rentetan pengunduran diri pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mulai memunculkan pertanyaan yang lebih serius. Pengamat Ke
Read moreJAMBI – Kekompakan dan konsistensi kembali mengantarkan Tim Domino RT 32 Grand Kenali, Kelurahan Mayang Mangurai, meraih prestasi membanggakan.
Read moreNTT — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) Sabtu (15/8/2026) meninggalkan korban jiwa dalam jumlah be
Read more