Pasar Malam di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi Disorot, Diminta Tak Ganggu MTQ ke-55
JAMBI – Rencana pengoperasiannya pasar malam di lapangan Kantor Wali Kota Jambi sehari sebelum pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-55
Read more
BANDUNG – Jambi Ekspres kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui program BRI Fellowship Journalism 2026. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, jurnalis media ini berhasil menembus program beasiswa pendidikan S2 yang diinisiasi PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Pada Batch VII tahun 2026, Muhammad Akta, jurnalis Jambi Ekspres, berhasil terpilih sebagai satu dari 35 penerima beasiswa dari total 475 peserta yang mengikuti seleksi. Keberhasilan ini sekaligus meneruskan capaian dua jurnalis Jambi Ekspres pada penyelenggaraan sebelumnya.
Rekam jejak tersebut dimulai dari Bakar yang berhasil pada Batch V. Prestasi kemudian dilanjutkan Lysa Lucia P Marbun pada Batch VI. Tahun ini, Muhammad Akta kembali membawa nama Jambi Ekspres dalam daftar jurnalis terpilih Batch VII.
BACA JUGA:BRI Peduli Kembangkan Urban Farming, Jurnalis Fellowship Ikut Menanam di BRInita Bandung
Keberhasilan tiga tahun berturut-turut ini menjadi catatan membanggakan bagi Jambi Ekspres. Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa jurnalis media daerah memiliki kesempatan untuk bersaing dan mengembangkan kapasitas melalui program pendidikan berskala nasional.
Prestasi itu menjadi salah satu bagian dari kemeriahan Malam Inagurasi BRI Fellowship Journalism 2026 yang berlangsung di Hotel Swiss-Belresort Dago Heritage, Kota Bandung, Jumat (30/10/2026) malam.
Acara tersebut dihadiri para penerima beasiswa Batch VII, alumni angkatan sebelumnya, para mentor, serta jajaran manajemen BRI. Corporate Secretary BRI, Dhanny, hadir memberikan sambutan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada jurnalis yang berhasil meraih prestasi melalui karya jurnalistiknya.
Dalam sambutannya, Dhanny menegaskan bahwa perhatian BRI tidak hanya tertuju pada aktivitas bisnis, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, termasuk pengembangan kualitas insan pers.
"BRI ini sebagai lembaga keuangan, jadi kita tidak hanya peduli terhadap bisnis sendiri. Kita juga peduli pada lingkungan sekitar dan masyarakat Indonesia," kata Dhanny.
Menurutnya, BRI Fellowship Journalism merupakan salah satu bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap kalangan jurnalis. Melalui program tersebut, BRI membangun kemitraan dengan insan pers sekaligus memberikan kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan melalui pendidikan tinggi.
Dhanny berharap kesempatan menempuh pendidikan magister dapat memberikan dampak lebih luas, tidak hanya bagi penerima beasiswa, tetapi juga bagi perkembangan industri media di Indonesia.
"Harapannya, ke depan ilmu-ilmu yang didapat di jenjang S2 itu bisa bermanfaat dan bisa memajukan industri media yang ada di Indonesia," ujarnya.
Ia juga menyoroti dinamika perkembangan media yang semakin cepat. Menurut Dhanny, kondisi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berpegang pada prinsip jurnalistik.
Ia mengingatkan masih ditemukan pemberitaan yang tidak berimbang dan kurang memperhatikan kaidah jurnalistik. Padahal, media memiliki peran strategis dalam membentuk opini sekaligus memberikan edukasi kepada publik.
"Media ini merupakan salah satu penggiring opini dan edukasi sebenarnya buat masyarakat. Jadi, jangan sampai insan-insan jurnalis memberikan informasi-informasi yang tidak berimbang," tuturnya.
Selain sambutan dan penyerahan penghargaan, malam inagurasi juga diisi sesi berbagi pengalaman dari peserta dan alumni. Salah satu jurnalis yang meraih penghargaan tahun ini adalah Arifuddin Lau dari media Rakyat.news. Sementara Ken Anne dari TV One, alumni Batch VI, turut berbagi pengalaman mengenai manfaat mengikuti program tersebut.
Para mentor yang terlibat dalam proses seleksi juga memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan BRI Fellowship Journalism 2026. Mereka melihat adanya perkembangan dari sisi jumlah peserta maupun kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Semarak Merah Putih Kemerdekaan Desa Ibru Meriah, BRI Hadirkan Layanan Gratis hingga Doorprize
Bagi para penerima beasiswa, program ini bukan semata-mata kesempatan memperoleh dukungan biaya pendidikan. Lebih dari itu, BRI Fellowship Journalism membuka ruang untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi profesional, membangun jejaring, serta memperkuat kontribusi jurnalis terhadap masyarakat.
Malam inagurasi tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan 35 penerima beasiswa Batch VII untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
Sementara bagi Jambi Ekspres, keberhasilan Bakar, Lysa Lucia P Marbun, dan Muhammad Akta dalam tiga angkatan berturut-turut menjadi kebanggaan tersendiri. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi jurnalis lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, dan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas. (*)
JAMBI – Rencana pengoperasiannya pasar malam di lapangan Kantor Wali Kota Jambi sehari sebelum pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-55
Read moreBATANG HARI – Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, mempercepat realisasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Hingga menjelang ak
Read moreJAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi meningkatkan penindakan terhadap praktik penambangan emas tanpa izin (PETI). Dalam kurun waktu sepuluh b
Read moreMUARATEBO – Upaya menekan risiko stunting di Kabupaten Tebo dilakukan melalui gerakan gotong royong yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN).
Read moreJAMBI – Pemerintah memperkuat dukungan anggaran untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi. Empat kabupaten, yakni T
Read moreBATANG HARI - Kejaksaan Negeri Batang Hari menetapkan DS, Direktur/Pimpinan CV CY, sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyelewengan pupuk bersubsi
Read more