Ilustrasi perkelahian
JAMBI – Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan dua pelajar perempuan terlibat perkelahian di luar lingkungan sekolah. Peristiwa yang diduga melibatkan siswi SMP Negeri 24 Kota Jambi itu langsung mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Kota Jambi.
Dalam rekaman yang beredar, kedua remaja tampak terlibat adu fisik yang disaksikan sejumlah teman sebaya. Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat.
Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pendidikan Kota Jambi segera melakukan koordinasi dengan pihak sekolah guna mengetahui kronologi peristiwa sekaligus memastikan langkah penanganan yang dilakukan.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi, Zul Afni, mengatakan pihak sekolah telah memanggil kedua siswi beserta orang tua masing-masing untuk melakukan klarifikasi dan mencari penyelesaian terbaik.
Menurutnya, hasil komunikasi antara kedua keluarga menunjukkan adanya kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara damai melalui mediasi. Dinas Pendidikan, kata dia, memberikan kewenangan kepada sekolah untuk memfasilitasi proses penyelesaian bersama orang tua siswa.
"Harapan kami persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik karena keduanya masih berstatus sebagai pelajar di sekolah yang sama. Pendekatan yang mengedepankan pembinaan tentu menjadi langkah yang lebih baik," ujarnya.
Selain itu, Zul Afni menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak, terutama di luar jam sekolah. Ia menilai pembinaan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga.
Saat ini kondisi di SMP Negeri 24 Kota Jambi dilaporkan tetap berjalan normal. Sementara proses mediasi antara kedua pihak masih berlangsung dengan pendekatan kekeluargaan guna menjaga hubungan baik serta keberlangsungan pendidikan para siswa yang terlibat. (*)