Karhutla Sungai Aur Terkendali, Petugas Masih Lakukan Pendinginan

Petugas saat memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di Muaro Jambi
Petugas saat memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di Muaro Jambi

MUARO JAMBI – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, masih berlanjut. Setelah api berhasil dikendalikan, personel gabungan kini memusatkan perhatian pada proses pendinginan dan pemantauan lokasi.

Area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 25 hingga 30 hektare. Kondisi lahan yang sebagian berupa gambut dan semi-gambut menjadi salah satu tantangan bagi petugas karena bara api berpotensi tetap berada di bawah permukaan tanah.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Muaro Jambi, Anari, menyampaikan bahwa kondisi terkini di lokasi sudah relatif terkendali. Meski demikian, petugas belum meninggalkan kawasan tersebut dan masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali muncul.

BACA JUGA:Karhutla Terjadi Dekat di Jalur Gajah Tebo, BKSDA Pastikan Satwa Liar Tetap Aman

"Di kawasan Sungai Aur saat ini sudah bisa dikendalikan dan masuk tahap pendinginan. Tim masih berada di lokasi," ujar Anari, Senin (14/9).

Penanganan dilakukan secara bersama-sama oleh BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, serta personel Satgas TNI-Polri. Tim dikerahkan untuk mencegah api kembali membesar maupun merambat ke kawasan lain.

Menurut Anari, kebakaran di Sungai Aur diduga berkaitan dengan api yang sebelumnya berada di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kobaran tersebut kemudian diperkirakan bergerak menuju Muaro Jambi akibat hembusan angin.

"Diduga api berasal dari wilayah Tanjung Jabung Timur, kemudian merambat masuk ke wilayah Muaro Jambi karena terbawa angin," jelasnya.

Situasi di lapangan tetap mendapat perhatian karena angin yang cukup kuat dapat meningkatkan potensi penyebaran api. Selain itu, lokasi kebakaran yang cukup jauh turut menjadi kendala dalam proses penanganan. (*)




Berita Terkait

Kopi Kerinci Didorong Masuk Pasar Global, Ekspor ke Kanada dan Malaysia Capai 14 Ton

KERINCI — Kopi Kerinci mulai didorong naik kelas. Pemerintah Provinsi Jambi tak ingin komoditas unggulan tersebut berhenti sebagai hasil perkebu

Read more

Kebakaran di Jalur Jelajah Gajah Tebo Disorot, DPRD Desak Satgas Gakkum Bongkar Penyebabnya

JAMBI — Kebakaran lahan di Kabupaten Tebo kembali memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan kawasan yang bersinggungan dengan habitat gajah

Read more

Kejar Potensi PAD, Samsat Tanjabtim Minta Kendaraan Operasional Perusahaan Dimutasikan

MUARASABAK — Aktivitas perusahaan berlangsung di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, jalan daerah digunakan setiap hari, tetapi sebagian kendaraan o

Read more

Kasus Pengadaan Tanah Ujung Jabung Bergulir, Mantan PPK Jadi Tersangka Keempat

JAMBI – Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan tanah untuk pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Ujung Jabung kembali memasu

Read more

Delapan Tersangka BBM Ilegal Ditangkap, Polda Jambi Amankan Minyak Mentah hingga Solar

JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama jajaran Polresta Jambi, Polresta Samarinda, dan Polres Muaro Jambi mengungkap tindak pidana penyalahgu

Read more

14 Pasangan Mustahik Naik Pelaminan Tanpa Pusing Modal Nikah

JAMBI – Urusan menikah ternyata tidak selalu soal mencari pasangan. Setelah menemukan orang yang cocok, ada satu perkara lain yang kadang bikin

Read more