Walikota Jambi didampingi undangan lainnya saat memindahkan miniatur masjid tanda dibukanya MTQ ke-9 tingkat Kecamatan Kotabaru yang dilaksanakan di Kelurahan Kenali Asam Atas pada Jumat (10/7)
JAMBI – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM menyebut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-IX tingkat Kecamatan Kotabaru sebagai kegiatan yang sangat istimewa dan meriah, terutama karena tingginya antusiasme masyarakat.
Hal itu disampaikan Wali Kota saat membuka MTQ ke-IX di Kelurahan Kenali Asam Atas (KAA), Jumat (10 Juli 2026), yang turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi Drs. H. M. Ridwan, MSi, Kepala OPD, camat se-Kota Jambi, DPRD Kota Jambi, Forum RT, serta para undangan.
“MTQ ini sangat istimewa dan meriah. Antusias masyarakat luar biasa. Setiap kecamatan wajib melaksanakan MTQ, dan saya bersyukur bisa hadir langsung. MTQ memiliki manfaat besar sebagai bentuk memuliakan para pencinta Alquran antar kelurahan,” ujar Maulana.
BACA JUGA:Warga Jambi Geruduk DPR RI, Tolak Pemblokiran Tanah Zona Merah Pertamina
Ia menambahkan, pembukaan yang berlangsung gegap gempita merupakan wujud kecintaan masyarakat terhadap Alquran. Menurutnya, kegiatan MTQ tidak hanya bernilai religius, tetapi juga berdampak pada pengembangan seni dan ekonomi masyarakat.
“Melalui MTQ, kita bisa melihat seni Islam yang luar biasa, seperti penampilan sekitar 50 anak di Kenali Asam Atas. Ini menjadi ruang positif bagi generasi muda. Tidak mudah menciptakan gerakan seni seperti ini. Selain itu, MTQ juga mendorong tumbuhnya aktivitas masyarakat dan UMKM,” jelasnya.
Wali Kota juga mengungkapkan bahwa setelah tingkat kecamatan, kegiatan MTQ akan dilanjutkan ke tingkat Kota Jambi. Bahkan tahun ini menjadi momentum penting karena Kota Jambi dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi.
“Tahun ini istimewa, karena kita menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi. Kita juga sudah empat kali meraih juara umum. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas,” tambahnya.
Ia pun mengapresiasi pelaksanaan MTQ di Kecamatan Kotabaru yang dinilai berlangsung meriah dan setara dengan tingkat kota. “Saya bangga kepada Camat Kotabaru dan Alam Barajo yang telah melaksanakan MTQ tingkat kecamatan. Khusus di Kotabaru, kemeriahannya sudah setara dengan MTQ tingkat Kota Jambi,” ujarnya.
Wali Kota turut menyampaikan harapan kepada seluruh kafilah agar dapat mengikuti perlombaan dengan baik. “Selamat kepada para kafilah, semoga dapat berlomba dengan sebaik-baiknya dan menampilkan yang terbaik,” pungkasnya.
Sementara itu, MTQ ke-IX tingkat Kecamatan Kotabaru resmi dibuka di Kelurahan Kenali Asam Atas (KAA) dengan diikuti kafilah dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Kotabaru.
Pembukaan berlangsung khidmat diawali lantunan Sholawat Asyghil yang menggema di arena utama. Suasana religius semakin terasa dengan iringan suara Ketua RT se-Kelurahan Kenali Asam Atas.
Kemeriahan acara juga diwarnai penampilan seni generasi muda KAA. Tari kipas membuka rangkaian pertunjukan, disusul tari kolosal “Menuju Arsy” yang diiringi lagu-lagu khas Jambi dan sukses memukau hadirin.
Ketua Panitia MTQ tingkat Kecamatan Kotabaru, Jumairi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“MTQ ini merupakan ajang seleksi di tingkat kecamatan. Para pemenang nantinya akan mewakili Kecamatan Kotabaru pada MTQ tingkat Kota Jambi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan MTQ berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026, yang dipusatkan di halaman SMP YKPP. Adapun cabang yang diperlombakan meliputi tartil Alquran golongan anak-anak, tartil Alquran golongan dewasa, tilawah Alquran, azan, dai, cerita Islami, serta qasidah modern.
BACA JUGA:Empat Kecamatan di Batang Hari Masuk Zona Rawan Karhutla, BPBD Perkuat Upaya Pencegahan
Menurut Jumairi, MTQ memiliki peran penting dalam membangun mental dan spiritual generasi muda.
Selain rangkaian pembukaan, kegiatan ini juga dirangkai dengan pelantikan dewan hakim dan panitera MTQ tingkat Kecamatan Kotabaru ke-IX yang dilakukan langsung oleh Camat Kotabaru, Hendry Asmy Saputra, S.STP.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Warga yang memadati lokasi acara memberikan tepuk tangan meriah atas penampilan seni yang disuguhkan.
MTQ ke-IX ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi, memperkuat syiar Islam, serta melestarikan budaya lokal di Kecamatan Kotabaru. (*)