Tim dosen Universitas Adiwangsa Jambi foto bersama Komunitas Belajar Guru Yayasan IBA, Rabu (8/7/2026).

Dosen Universitas Adiwangsa Jambi Latih Guru Yayasan IBA Kembangkan Media Ajar Bahasa Inggris Berbasis AI dan Kearifan Lokal

Posted on 2026-07-11 19:14:32 dibaca 264 kali

JAMBI— Tim dosen Universitas Adiwangsa Jambi menggelar pelatihan dan pendampingan pembuatan media ajar Bahasa Inggris digital berbasis kecerdasan buatan (AI) dan kearifan lokal bagi Komunitas Belajar Guru Yayasan IBA, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dalam Program Pengabdian Masyarakat Pemula, dengan Yayasan IBA sebagai mitra.Ketua Yayasan IBA, Ami Mariyono, S.Pd.I., mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan, karena sangat membantu guru dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan kreatif,” ujarnya.

BACA JUGA:Dosen Unja Ciptakan Serum dari Daun Pucuk Merah, Inovasi Nano untuk Anti-Aging dan Perlindungan Kulit

Ia juga berharap kerja sama antara Yayasan IBA dan Universitas Adiwangsa Jambi terus diperkuat melalui berbagai program pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.Sementara itu, Ketua Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, Desmiyanti, S.Pd., M.Pd., mengatakan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital menjadi kebutuhan penting di era teknologi saat ini.

“Guru tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus mampu menghasilkan media ajar yang kreatif, kontekstual, dan sesuai kebutuhan peserta didik,” katanya.

Menurutnya, hal ini semakin relevan dengan wacana kebijakan nasional yang mendorong Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib pada jenjang pendidikan dasar dan menengah mulai 2027.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu guru agar siap menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan kebijakan pendidikan, termasuk memanfaatkan AI dalam pembelajaran,” tambahnya.

Pelatihan ini merupakan kegiatan pengabdian ketiga yang dilaksanakan di lingkungan Yayasan IBA, sebagai bentuk keberlanjutan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan.Kegiatan menghadirkan empat pemateri. Dr. Resi Silvia, S.Pd., M.Pd., memaparkan pengenalan media pembelajaran Bahasa Inggris berbasis AI dan kearifan lokal.

Desmiyanti menjelaskan pemanfaatan aplikasi Duolingo dalam pembelajaran Bahasa Inggris.Selanjutnya, Rian Novita, S.E., M.Pd., menyampaikan materi integrasi kearifan lokal melalui topik “Menganyam Budaya Jambi melalui Teknologi AI”.

Sementara Menrisal, S.Pd., M.Pd., memberikan pelatihan penggunaan berbagai aplikasi AI, seperti ChatGPT, Gemini, NotebookLM, Google AI Studio, Kahoot, dan lainnya.Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung dalam menyusun materi, merancang pembelajaran, hingga membuat media ajar digital.Para guru Yayasan IBA tampak antusias mengikuti kegiatan, terlihat dari keaktifan dalam diskusi dan praktik.

Antusiasme ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan pemanfaatan teknologi, khususnya AI, dalam dunia pendidikan.Desmiyanti menambahkan, program ini akan dilanjutkan dengan pendampingan secara daring dan tatap muka dalam beberapa bulan ke depan, guna memastikan guru mampu mengembangkan media ajar secara mandiri.

BACA JUGA:Dorong Akselerasi Publikasi Ilmiah Dosen, LPPM UNJA Gelar Sharing Session Academic Leap

Melalui kegiatan ini, Universitas Adiwangsa Jambi menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru serta mendorong lahirnya media pembelajaran Bahasa Inggris yang inovatif, kontekstual, dan berbasis budaya lokal. (*)

Copyright 2026 Jambitrends.com

Alamat: Kota Jambi

Telpon:

E-Mail: admin@jambitrends.com, kontak : 0823xxxxxxxx