Ilustrasi BBM B50

Jambi Siap Gunakan Biodiesel B50, Masyarakat Diimbau Tak Khawatir Karena Aman untuk Kendaraan

Posted on 2026-07-13 19:29:45 dibaca 101 kali

JAMBI – Provinsi Jambi menyatakan kesiapan menerapkan penggunaan biodiesel B50 sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Masyarakat diimbau tidak khawatir karena bahan bakar campuran tersebut telah melalui serangkaian uji kelayakan sebelum dipasarkan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz, mengatakan berdasarkan informasi dari pihak penyalur, kualitas B50 dinilai lebih baik dibandingkan biodiesel B40.

"Berdasarkan keterangan dari pihak yang telah menyalurkan B50, bahan bakar tersebut lebih baik dari B40," kata Hafiz di Jambi, Senin.

Menurut dia, B50 memiliki kualitas yang lebih baik, baik dari sisi karakteristik fisik maupun dampaknya terhadap performa mesin kendaraan. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir menggunakannya.

Hafiz menjelaskan, saat ini distribusi B50 masih diprioritaskan untuk wilayah Jawa. Penyalurannya ke seluruh daerah, termasuk Provinsi Jambi, ditargetkan mulai merata pada akhir Juli.

Selain ramah terhadap mesin kendaraan, penggunaan B50 juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM), sehingga mendukung program kemandirian energi nasional.

"Penggunaan B50 mampu mengurangi ketergantungan impor bahan bakar dari luar. Saya kira itu sangat baik untuk membangun kemandirian energi kita," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Merangin Muhammad Syukur menilai program B50 merupakan terobosan pemerintah dalam menekan impor bahan bakar berbasis fosil sekaligus memperkuat hilirisasi industri kelapa sawit sebagai penopang kemandirian energi nasional.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi, dan pelaku industri agar komoditas sawit tidak hanya memberikan nilai ekonomi tinggi, tetapi juga memperkuat sektor perkebunan nasional melalui kebijakan, inovasi, dan pengembangan yang berpihak kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2023 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, jumlah pelaku usaha perkebunan di daerah itu mencapai sekitar 271 ribu orang. Pada tahun yang sama, luas perkebunan kelapa sawit di Jambi tercatat hampir 1,2 juta hektare dengan produksi minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) lebih dari 2,7 juta ton.

"Kita juga ingin menjadikan sawit sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan rakyat pedesaan, sekaligus menjawab tantangan global terkait keberlanjutan," kata Syukur. (*)

Copyright 2026 Jambitrends.com

Alamat: Kota Jambi

Telpon:

E-Mail: admin@jambitrends.com, kontak : 0823xxxxxxxx