Direktur PDAM Tirta Sako Batuah Sarolangun, Mulyadi.
SAROLANGUN – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Sarolangun mulai memberikan dampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PERUMDA) Tirta Sako Batuah di wilayah Kecamatan Singkut dan sekitarnya mengalami gangguan pasokan akibat menurunnya debit sumber air baku.
Gangguan tersebut terjadi setelah Intek Pulau Aro di Desa Pulau Aro, Kecamatan Pelawan, yang selama ini menjadi salah satu sumber pasokan air PDAM, mengalami kekeringan. Rendahnya intensitas hujan membuat aliran Sungai Batang Asai sebagai sumber air baku mengalami penurunan drastis.
BACA JUGA:156 Titik Panas Kepung Sarolangun, Bupati Hurmin Minta Seluruh Wilayah Siaga Karhutla
Direktur PDAM Tirta Sako Batuah Mulyadi mengatakan, kondisi tersebut berdampak terhadap sekitar 3 ribu pelanggan di wilayah Singkut.
"Saat ini upaya kita melakukan pengiriman air bersih menggunakan mobil tangki. Namun, jumlah tersebut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pelanggan karena kita hanya memiliki satu unit mobil tangki," ujar Mulyadi.
Untuk mengurangi dampak kekurangan air, PDAM Tirta Sako Batuah berupaya memaksimalkan sumber air alternatif dari sumur bor yang berada di kawasan Patok 16, Desa Pasar Singkut. Namun, kapasitas sumber tersebut masih terbatas dan hanya mampu melayani sekitar 300 pelanggan.
Mulyadi menyebut, pihaknya terus berupaya mencari solusi agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan di tengah kondisi kemarau yang terjadi.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami keterbatasan suplai air bersih.
BACA JUGA:Ganggu Arus Lalu Lintas, Dishub Sarolangun Tertibkan Truk Batu Bara
"Kami memohon maaf apabila dalam pelayanan ini terjadi ketidakcukupan penyuplaian air. Kondisi tersebut bukan karena disengaja, tetapi akibat faktor alam," pungkasnya.
PDAM Tirta Sako Batuah mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau berlangsung, sembari terus melakukan upaya penanganan agar kebutuhan air bersih warga tetap dapat terpenuhi. (*)