Kondisi kabut asap di Kota Jambi makin tidak sehat, warga diminta menggunakan masker saat berada di luar ruangan

Kabut Asap Makin Pekat, ISPU Jambi Masuk Level Sangat Tidak Sehat

Posted on 2026-08-24 07:58:50 dibaca 186 kali

JAMBI — Kota Jambi kembali berhadapan dengan persoalan serius kualitas udara. Kabut asap menyelimuti sejumlah kawasan pada Senin pagi (24/8/2026), sementara indeks standar pencemar udara (ISPU) di Stasiun Pemantauan Paal Lima menunjukkan angka 204 pada pukul 07.00 WIB.Angka tersebut bukan sekadar menunjukkan udara yang kurang nyaman.

ISPU 204 telah berada pada kategori sangat tidak sehat, dengan partikulat halus PM2.5 menjadi parameter pencemar yang paling mengkhawatirkan.Data pemantauan mencatat PM2.5 berada di level 204, disusul PM10 sebesar 104. Parameter lainnya masing-masing SO₂ 46, CO 31, O₃ 16, NO₂ 13 dan HC 0.Di tengah kondisi tersebut, suhu udara tercatat 24 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 92,87 persen dan tekanan udara 1.010 mBar.Kabut asap yang kembali menebal di Kota Jambi ternyata bukan berasal dari kebakaran lahan di dalam wilayah kota.

BACA JUGA:Kabut Asap Makin Pekat, ISPU Jambi Masuk Level Sangat Tidak Sehat

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, memastikan pihaknya tidak menemukan titik kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Jambi. Menurutnya, asap merupakan kiriman dari karhutla yang terjadi di wilayah sekitar Jambi hingga Sumatera Selatan.

"Di Kota Jambi tidak ada kebakaran lahan. Asap tebal ini dampak dari karhutla di kabupaten tetangga dan provinsi tetangga, yakni Sumsel," ujar Doni.

Ironisnya, meski kualitas udara sudah masuk kategori sangat tidak sehat, aktivitas pendidikan di Kota Jambi tetap berjalan seperti biasa pada Senin pagi.Para siswa diminta mengenakan masker untuk mengurangi risiko paparan polusi, terutama PM2.5 yang menjadi parameter kritis dalam pemantauan kualitas udara.Pemerintah Kota Jambi pun mulai menyiapkan langkah lanjutan.

Doni menyebut rapat bersama akan dilakukan untuk membahas penanganan dampak karhutla sekaligus merespons memburuknya kondisi udara."Hari ini akan dilakukan rapat bersama, terkait upaya mengatasi dampak dari karhutla," katanya.Dengan ISPU menembus 204, kondisi udara Kota Jambi patut menjadi perhatian serius.

BACA JUGA:ISPA Tembus 15,6 Juta Kasus, Kemenkes Ingatkan Ancaman Asap Karhutla dan Cuaca Kering

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kabut asap semakin pekat.Anak-anak, lansia, serta kelompok masyarakat yang rentan terhadap paparan polusi juga perlu mendapat perlindungan lebih. Sebab, di balik angka 204 tersebut, terdapat ancaman nyata terhadap kualitas udara yang setiap hari dihirup masyarakat. (*)

Copyright 2026 Jambitrends.com

Alamat: Kota Jambi

Telpon:

E-Mail: admin@jambitrends.com, kontak : 0823xxxxxxxx