JAKARTA- Praktik perundungan di lingkungan tenaga medis menjadi salah satu persoalan serius yang dihadapi
dokter di Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pemerintah tengah menyusun langkah perlindungan yang lebih efektif bagi tenaga kesehatan, terutama
dokter muda dan yang bertugas di wilayah baru.
Pernyataan ini disampaikan Budi saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (25/6). Ia menjelaskan, selain perundungan, dokter juga menghadapi ancaman berupa gugatan pasien dan risiko kekerasan fisik, terutama di daerah dengan kondisi keamanan yang rawan.
Berdasarkan pemetaan awal, praktik perundungan banyak terjadi di dalam lingkungan profesi kedokteran sendiri, misalnya dari rekan sejawat atau dokter senior terhadap dokter baru. Beberapa kasus menunjukkan dokter muda diintimidasi saat bertugas di luar institusi pendidikan asalnya.
Kemenkes berkomitmen memperkuat sistem perlindungan, memastikan dokter dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif. Langkah ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan dan kinerja tenaga medis di seluruh Indonesia.
Penulis: Muhammad Akta
JAKARTA-Gangguan saluran cerna masih menjadi persoalan kesehatan yang kerap dialami anak-anak di Indonesia. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi s
Read more
NTT-Dunia kesehatan Indonesia berduka atas meninggalnya dr Icha, seorang tenaga medis yang bertugas di RS Leona, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Ut
Read more
JAKARTA- Praktik perundungan di lingkungan tenaga medis menjadi salah satu persoalan serius yang dihadapi dokter di Indonesia. Menteri Kesehatan Budi
Read more
JAKARTA- Penerapan registrasi kartu SIM berbasis data biometrik, termasuk teknologi pengenalan wajah, dinilai mampu meningkatkan keamanan dan kua
Read more
JAKARTA-Mengakhiri hubungan yang tidak sehat tidak selalu mudah, meski seseorang sudah menyadari tanda-tanda bahaya. Psikolog klinis Dra. A. Kasandra
Read more