JAKARTA-Gangguan saluran cerna masih menjadi persoalan kesehatan yang kerap dialami anak-anak di Indonesia. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi sistem pencernaan, tetapi juga dapat berdampak pada daya tahan tubuh serta proses tumbuh kembang apabila tidak ditangani dengan baik.
Dokter spesialis anak dr. Melia Yunita, MSc, Sp.A, mengatakan kesehatan saluran cerna merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi tubuh anak. Menurutnya, sekitar 70 persen sel imun berada di saluran cerna sehingga kesehatan usus berperan besar dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh.
Ia menjelaskan hubungan antara saluran cerna dan sistem imun dikenal sebagai gut-immune axis. Dalam mekanisme tersebut, keseimbangan mikrobiota usus membantu memperkuat pertahanan alami tubuh terhadap berbagai gangguan kesehatan.
Karena itu, orang tua didorong membiasakan pola hidup sehat sejak dini melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, asupan serat yang cukup, pemenuhan kebutuhan mineral, serta kebiasaan yang mendukung kesehatan pencernaan. Probiotik juga dapat menjadi pelengkap dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Pentingnya menjaga kesehatan pencernaan semakin relevan mengingat gangguan saluran cerna masih banyak ditemukan pada anak. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menunjukkan angka kejadian konstipasi pada anak dapat mencapai lebih dari 30 persen. Sementara itu, Kementerian Kesehatan mencatat diare masih menjadi salah satu penyebab utama anak jatuh sakit.
Melia menambahkan, berdasarkan berbagai data kesehatan, satu dari lima anak mengalami gangguan pencernaan fungsional. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 juga menunjukkan diare masih menjadi masalah kesehatan yang cukup sering dialami anak di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi alasan kuat untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan saluran cerna sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan yang optimal.
Di sisi lain, Product Executive PT Kalbe Farma Tbk, Victorya Basule, mengingatkan bahwa efektivitas probiotik tidak dapat disamaratakan. Menurutnya, setiap probiotik memiliki karakteristik berbeda sehingga pemilihannya sebaiknya didasarkan pada strain yang telah memiliki bukti ilmiah dan klinis.
Ia menyebut perusahaan telah mengembangkan produk Liprolac sebagai salah satu pilihan probiotik yang ditujukan untuk membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus sekaligus mendukung kesehatan saluran cerna anak.
Para ahli menilai upaya menjaga kesehatan saluran cerna perlu dilakukan secara menyeluruh melalui pola makan yang baik, kebiasaan hidup sehat, serta edukasi kepada orang tua. Dengan langkah tersebut, risiko gangguan pencernaan dapat ditekan sehingga anak memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. (*)