Viral di Media Sosial, Irak Gerebek Anggota Parlemen dan Sita Uang, Emas Batangan serta Pakaian Dalam Emas

Aparat berhasil mengamankan uang tunai senilai 57 juta dolar AS, 27 kilogram emas batangan, serta pakaian dalam berbahan emas yang diduga milik pejabat tersebut.
Aparat berhasil mengamankan uang tunai senilai 57 juta dolar AS, 27 kilogram emas batangan, serta pakaian dalam berbahan emas yang diduga milik pejabat tersebut.

BAGHDAD – Pemerintah Irak melancarkan operasi antikorupsi besar-besaran dengan menyita aset fantastis milik seorang anggota parlemen, Hind al-Abbasi, pada Selasa (30/6/2026). Aparat berhasil mengamankan uang tunai senilai 57 juta dolar AS, 27 kilogram emas batangan, serta pakaian dalam berbahan emas yang diduga milik pejabat tersebut.

Operasi ini digelar setelah intelijen mengungkap dugaan penyalahgunaan dana publik dan penerimaan fasilitas ilegal. Juru bicara operasi menegaskan, semua barang bukti kini diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri asal-usul aset.

BACA JUGA:Bendahara Desa Lok Bangkai di HSU Ditahan Kejari, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp646 Juta untuk Hadiah TikTok

Temuan yang mencengangkan ini memicu kemarahan publik, khususnya di media sosial, dengan tagar #IrakMelawanKorupsi menjadi trending. Aset yang disita dinilai sangat berlebihan mengingat kondisi ekonomi rakyat Irak yang belum pulih.

Hingga kini, Hind al-Abbasi belum memberikan klarifikasi resmi. Namun, pengamat menekankan agar proses hukum dilakukan transparan dan bebas dari kepentingan politik. Dr. Ahmed al-Rawi menilai operasi ini sebagai sinyal positif komitmen pemerintah membersihkan pejabat tinggi dari praktik korupsi, tetapi menegaskan perlunya pengadilan untuk memastikan efek jera.

Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan korupsi terbesar di Irak dalam beberapa tahun terakhir, dengan nilai total aset yang disita setara lebih dari 100 miliar rupiah. Pemerintah terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, menandai langkah nyata dalam penegakan hukum antikorupsi di wilayah Timur Tengah.

BACA JUGA:Polda Jambi Ungkap 57 Kasus SDA, BBM Subsidi dan PETI Jadi Sorotan Semester I 2026

Informasi awal mengenai penggerebekan ini pertama kali viral melalui akun media sosial bndct.id, kemudian tersebar luas di berbagai platform. Masyarakat diimbau menunggu informasi resmi dari lembaga berwenang agar berita yang diterima akurat dan terverifikasi. (*)




Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Irak Gerebek Anggota Parlemen dan Sita Uang, Emas Batangan serta Pakaian Dalam Emas

BAGHDAD – Pemerintah Irak melancarkan operasi antikorupsi besar-besaran dengan menyita aset fantastis milik seorang anggota parlemen, Hind al-Ab

Read more

100 Guru Pensiun Tiap Tahun, Pemkab Tanjabtim Usulkan 350 Formasi CPNS

MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) resmi mengajukan permintaan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanya

Read more

Didesak Gunakan Hak Angket, DPRD Kota Jambi Dinilai Setengah Hati Sikapi Polemik Sampah

JAMBI–Tekanan publik terhadap DPRD Kota Jambi kian menguat. Aksi lanjutan yang digelar Aliansi Masyarakat Menolak Kebijakan Wali Kota Jambi, Sen

Read more

Sejumlah SMP Negeri di Kota Jambi Masih Kekurangan Siswa, Ini Daftarnya

JAMBI-Meski proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kota Jambi telah berlangsung, sejumlah sekolah masi

Read more

Miris, SMPN 23 Kota Jambi Hanya Kebagian Satu Murid Dari Kuota 128 Kursi Tersedia

JAMBI-Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri untuk tahun ajaran 2026/2027 di Kota Jambi resmi ditutup, namun data menunjukkan

Read more

Harga Pertamax dan Pertamina Dex Dikabarkan Turun, Begini Proyeksinya

JAKARTA- Rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mendapat sorotan karena berpotensi meringankan beban pengeluaran masyaraka

Read more