Jalur Baru Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Resmi Dibuka, Tawarkan Rute Panjang dengan Potensi Wisata Besar

Akses pendakian melalui Kabupaten Solok Selatan resmi dibuka setelah Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS)
Akses pendakian melalui Kabupaten Solok Selatan resmi dibuka setelah Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS)

KERINCI-Pendaki Gunung Kerinci kini memiliki pilihan jalur baru. Akses pendakian melalui Kabupaten Solok Selatan resmi dibuka setelah Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan wisata alam pendakian.

Kerja sama tersebut mencakup pengelolaan kawasan wisata seluas 55 hektare yang berada di wilayah zona pemanfaatan, zona rehabilitasi, serta sebagian zona rimba Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kecamatan Sangir. PKS ini berlaku selama empat tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

BACA JUGA:Beruang Masuk Permukiman, Warga Kerinci Dihantui Ancaman Tiap Malam

Kasi BB TNKS Kerinci David membenarkan dibukanya jalur pendakian tersebut. Dengan adanya akses via Solok Selatan, pendakian Gunung Kerinci kini memiliki dua jalur resmi, yakni melalui Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, dan jalur Solok Selatan.

Meski demikian, jalur Solok Selatan memiliki karakter berbeda karena jarak tempuhnya lebih panjang dibandingkan jalur Kersik Tuo.

"Biasanya pendakian lewat Solok Selatan membutuhkan waktu sekitar empat hari tiga malam. Sementara melalui Kersik Tuo sekitar dua hari satu malam," ujar David.

Ia menjelaskan, jalur Solok Selatan nantinya akan bertemu dengan jalur Kersik Tuo di kawasan Tugu Yuda.

"Jalur dari Solok Selatan lebih panjang, nanti bertemu dengan jalur Kersik Tuo di Tugu Yuda," katanya saat dikonfirmasi Jambi Ekspres, Selasa (21/7/2026).

Bupati Solok Selatan Khairunas mengatakan, pembukaan jalur baru ini tidak hanya ditujukan untuk menambah akses menuju Gunung Kerinci, tetapi juga menjadi peluang pengembangan ekonomi masyarakat sekitar kawasan.

Menurutnya, jalur pendakian tersebut akan dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat lokal.

“Pengembangan jalur pendakian ini kami arahkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat, mulai dari pemandu, porter, homestay, kuliner, transportasi hingga UMKM,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Pemkab Solok Selatan dan pemandangan hutan hujan tropis yang masih alami serta kekayaan flora dan fauna khas kawasan TNKS. Pemerintah daerah berharap pengembangan jalur tersebut mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan BB TNKS sepakat meningkatkan kualitas jalur pendakian, menyediakan fasilitas pendukung, memperkuat promosi wisata, serta memberdayakan masyarakat sekitar. Seluruh pengembangan tetap mengedepankan prinsip konservasi agar ekosistem taman nasional tetap terjaga.

Gunung Kerinci yang memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut merupakan gunung tertinggi di Pulau Sumatera dan salah satu gunung dalam daftar Seven Summits Indonesia. Kehadiran jalur Solok Selatan memberikan alternatif baru bagi pendaki yang ingin menjajal rute berbeda dengan pengalaman alam yang lebih panjang.

BACA JUGA:Dari Gratis ke BLUD, RSUD Kerinci Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Sistem Berbayar

Selain tantangan pendakian, jalur ini menawarkan pemandangan hutan hujan tropis yang masih alami serta kekayaan flora dan fauna khas kawasan TNKS. Pemerintah daerah berharap pengembangan jalur tersebut mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Wisatawan yang datang juga diharapkan tidak hanya mengejar puncak Gunung Kerinci, tetapi turut menikmati potensi lain di Solok Selatan, mulai dari budaya lokal, kuliner khas, hingga kehidupan masyarakat setempat sebagai bagian dari pengalaman wisata yang lebih lengkap. (*)




Berita Terkait

Jalur Baru Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Resmi Dibuka, Tawarkan Rute Panjang dengan Potensi Wisata Besar

KERINCI-Pendaki Gunung Kerinci kini memiliki pilihan jalur baru. Akses pendakian melalui Kabupaten Solok Selatan resmi dibuka setelah Pemerintah Kabup

Read more

Geopark Merangin Optimistis Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

JAMBI-Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan optimisme mereka bahwa Geopark Merangin akan terus diakui sebagai bagian dari UNESCO Global Geoparks. Keyak

Read more

Karhutla Muaro Jambi Hanguskan 6 Hektare Gambut, Satgas Perketat Pendinginan Cegah Api Kembali Berkobar

MUAROJAMBI-Kebakaran lahan gambut seluas 6 hektare di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, berhasil dikendalikan. Namun, anca

Read more

Kabar Baik! UNJA Buka Seleksi Mandiri 2026 Pakai Skor UTBK dan SMMPTN Barat

JAMBI - Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Skor UTBK-SNBT atau SMMPTN Barat Ta

Read more

Sungai Penuh Terkepung Krisis Irigasi, Puluhan Tahun Saluran Rusak dan Petani Terancam Gagal Panen

SUNGAI PENUH – Saluran irigasi di Desa Gedang, Kota Sungai Penuh, kembali jadi sorotan. Infrastruktur vital yang menopang ratusan hektare sawah

Read more

Harga Kelapa Anjlok, Petani Tanjabtim Terancam Tinggalkan Kebun

MUARASABAK – Senyum petani kelapa dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kembali berubah menjadi kekhawatiran. Setelah sempat berha

Read more