Gunung Kerinci Masih Level II Waspada, PVMBG Catat Ratusan Aktivitas Gempa Dalam Sehari

Gunung Kerinci terlihat dari Desa Kersik Tuo Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci.
Gunung Kerinci terlihat dari Desa Kersik Tuo Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci.

JAMBI – Gunung Kerinci masih berada dalam status Level II atau Waspada. Meski aktivitas kegempaan tetap terpantau cukup dinamis, hingga kini belum ditemukan indikasi peningkatan aktivitas yang signifikan dari gunung api tertinggi di Sumatera tersebut.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kerinci, Irwan Safwan, mengatakan hasil evaluasi rutin yang dilakukan setiap dua pekan menunjukkan kondisi Gunung Kerinci masih dalam batas yang dinilai aman.

Menurutnya, rekaman kegempaan masih didominasi aktivitas permukaan. Gempa hembusan dan low frequency masih menjadi jenis gempa yang cukup sering tercatat, sementara gempa tektonik hanya sesekali muncul.

BACA JUGA:Antisipasi Ancaman Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 1 September

"Aktivitas masih didominasi gempa permukaan seperti gempa hembusan low frekuensi, sekali-kali ada gempa tektonik yang terekam. Kalau dilihat hasil evaluasi, masih aman untuk saat ini," kata Irwan saat dihubungi di Jambi, Selasa.

Kondisi ini sekaligus menjadi penjelasan atas kemunculan asap putih yang terkadang terlihat dari kawasan kawah. Irwan menegaskan, asap putih tersebut bukan pertanda Gunung Kerinci sedang mengalami erupsi.

Fenomena tersebut berkaitan dengan keberadaan air tanah di sekitar kawah. Karena itu, kemunculan asap berwarna putih tidak secara otomatis menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik.

"Kalau untuk asap itu ada saja, warnanya putih. Itu tidak pengaruh karena dipengaruhi air tanah. Tidak erupsi, bukan," tegasnya.

Irwan juga menepis anggapan bahwa aktivitas Gunung Kerinci berkaitan langsung dengan aktivitas gunung api lainnya. Setiap gunung api, kata dia, memiliki sistem magma masing-masing sehingga perubahan aktivitas pada satu gunung tidak serta-merta memicu aktivitas pada gunung lainnya.

"Secara umum gunung punya dapur sendiri, aktifnya tergantung dapur magma," ungkapnya.

Sementara itu, laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari Pos Pengamatan Gunung Kerinci mencatat kondisi gunung pada Senin (7/9/2026) selama periode 00.00 hingga 24.00 WIB relatif cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang menuju barat laut, dengan suhu 15–25 derajat Celsius dan kelembapan 52–79 persen.

Secara visual, tubuh Gunung Kerinci sempat terlihat jelas hingga kemudian tertutup kabut dengan tingkat 0-III. Pada periode tersebut tidak teramati asap yang keluar dari kawah utama.

Namun, ketenangan secara visual bukan berarti aktivitas di bawah permukaan sepenuhnya berhenti. Instrumen seismik justru merekam ratusan kejadian gempa dalam kurun 24 jam.

Tercatat 126 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 0,3–5,9 mm dan durasi 17,79–65,2 detik. Selain itu, terjadi 28 kali gempa low frequency dengan amplitudo 0,3–0,8 mm dan durasi 12,9–29,9 detik.

BACA JUGA:Jalur Baru Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Resmi Dibuka, Tawarkan Rute Panjang dengan Potensi Wisata Besar

Pos pengamatan juga merekam 19 kali gempa hembusan dengan amplitudo 0,2–3,3 mm dan durasi 30,52–52,2 detik. Sementara gempa tektonik jauh tercatat satu kali, dengan amplitudo 3,2 mm dan durasi 69,1 detik.

Meski aktivitas seismik tersebut masih tercatat, hasil evaluasi belum menunjukkan adanya lonjakan signifikan yang mengubah status Gunung Kerinci.

Dengan status Level II, pemantauan tetap dilakukan secara ketat. Masyarakat diminta tidak mudah panik hanya karena melihat asap putih dari kawah, tetapi tetap mengikuti informasi resmi dari petugas dan tidak mengabaikan ketentuan keselamatan di kawasan Gunung Kerinci. (*)




Berita Terkait

Gunung Kerinci Masih Level II Waspada, PVMBG Catat Ratusan Aktivitas Gempa Dalam Sehari

JAMBI – Gunung Kerinci masih berada dalam status Level II atau Waspada. Meski aktivitas kegempaan tetap terpantau cukup dinamis, hingga kini bel

Read more

Antisipasi Ancaman Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 1 September

KERINCI-Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menutup sementara seluruh jalur pendakian Gunung Kerinci, baik dari wilayah Kerinci maupun

Read more

Aksi Bersih Danau Gunung Tujuh Kumpulkan 169 Kg Sampah, Libatkan 151 Relawan

KERINCI-Pemandangan indah Danau Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci, Jambi, ternyata masih dibayangi persoalan sampah. Dalam aksi bersih-bersih yang dig

Read more

Peluang Hujan Muncul di Jambi, Satgas Karhutla Harap Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil

JAMBI – Harapan meredanya kabut asap di Provinsi Jambi mulai terbuka. Sejumlah wilayah diprakirakan diguyur hujan dalam dua hari ke depan, di sa

Read more

Kabut Asap Hantam Jambi, 3.437 Kasus ISPA Tercatat dalam 11 Hari

JAMBI – Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi bukan sekadar mengganggu jarak pandang dan aktivitas warga. Dampaknya mulai terlihat pada sektor

Read more

Tekanan Fiskal Menghimpit Bungo, Pemkab Pangkas Program yang Tak Berdampak

MUARA BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo mulai mengerem laju belanja daerah di tengah ruang fiskal yang kian sempit. Penurunan transfer dari pem

Read more