Kelangkaan Solar di Kerinci Diduga Akibat Penyaluran ke PETI
KERINCI– Kelangkaan solar bersubsidi yang belakangan dikeluhkan masyarakat diduga bukan semata akibat tingginya kebutuhan. Di balik antrean panj
Read more
JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah kota besar di Indonesia pada Kamis (2/7). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi dan dapat disertai petir serta angin kencang di beberapa daerah.
BMKG menjelaskan, kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh terbentuknya sejumlah zona konvergensi yang membentang dari kawasan Laut Natuna Utara, Laut China Selatan, Laut Sulu, Laut Filipina, hingga wilayah barat Sumatera dan perairan utara Papua Barat Daya menuju Laut Halmahera. Fenomena tersebut menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
BACA JUGA:BMKG Minta Warga Waspadai Hujan Lebat, Siklon Mekkhala Pengaruhi Cuaca Sejumlah Wilayah
Daerah yang diperkirakan menghadapi potensi cuaca paling ekstrem meliputi Medan, Tanjung Selor, dan Mamuju. Ketiga wilayah tersebut berpeluang mengalami hujan lebat yang disertai sambaran petir dan hembusan angin kencang sehingga masyarakat diminta lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun berkendara.
Selain itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Samarinda, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya.
Sementara itu, sejumlah kota besar lainnya diperkirakan hanya mengalami kondisi langit berawan. Wilayah tersebut meliputi Jakarta, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ambon, Jayapura, dan Merauke.
BACA JUGA:Sejumlah Kota di Indonesia Diprediksi Diguyur Hujan pada Rabu
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru, mengingat dinamika atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, pohon tumbang, hingga gangguan transportasi di sejumlah daerah. (*)
KERINCI– Kelangkaan solar bersubsidi yang belakangan dikeluhkan masyarakat diduga bukan semata akibat tingginya kebutuhan. Di balik antrean panj
Read moreJAMBI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Thaha Jambi meminta masyarakat di Provinsi Jambi untuk tetap mengantisipasi
Read moreJAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekst
Read moreBAGHDAD – Pemerintah Irak melancarkan operasi antikorupsi besar-besaran dengan menyita aset fantastis milik seorang anggota parlemen, Hind al-Ab
Read moreMUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) resmi mengajukan permintaan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanya
Read moreJAMBI–Tekanan publik terhadap DPRD Kota Jambi kian menguat. Aksi lanjutan yang digelar Aliansi Masyarakat Menolak Kebijakan Wali Kota Jambi, Sen
Read more