Karhutla Kembali Muncul di Air Merah Muaro Jambi, Tiga Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Api masih membakar lahan di Desa Air Merah Sungai Gelam dan tiga heli ditirunkan untuk memadamkan api
Api masih membakar lahan di Desa Air Merah Sungai Gelam dan tiga heli ditirunkan untuk memadamkan api

MUARO JAMBI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, kembali memunculkan api. Lahan yang sebelumnya sudah terbakar dan ditangani petugas kembali terbakar pada Kamis sore (13/8).

Api kembali terpantau sekitar pukul 16.55 WIB. Munculnya titik api baru di lokasi yang sama membuat petugas harus kembali turun tangan untuk mencegah kebakaran menjalar ke area lain.

BACA JUGA:Kabut Asap Mulai Terasa, Aktivis Lingkungan Bagikan Masker dan Kritik Penanganan Karhutla

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, membenarkan kebakaran kembali terjadi di lokasi tersebut.

“Iya, lahan yang kemarin terbakar kembali muncul api,” kata Anari, Jumat (14/8) pagi.

Hingga Jumat pagi, proses pemadaman masih berlangsung. Tim di lapangan melakukan penanganan melalui jalur darat dengan mengerahkan personel dan peralatan yang tersedia.

Namun, kondisi medan dan titik api membuat pemadaman dari darat perlu mendapat dukungan tambahan. Pemerintah kemudian mengerahkan tiga helikopter water bombing untuk menjatuhkan air dari udara, terutama ke bagian lahan yang sulit dijangkau petugas.

“Petugas masih melakukan pemadaman di lokasi. Untuk pemadaman dari udara, kita juga dibantu tiga unit helikopter water bombing,” ujar Anari.

BACA JUGA:Karhutla Muaro Jambi Melonjak Tajam, 8 Kebakaran Terjadi dalam 12 Hari

Petugas kini tidak hanya memburu api yang masih terlihat, tetapi juga melakukan pendinginan di area yang telah terbakar. Langkah ini penting untuk memastikan bara yang masih tersisa tidak kembali memicu kebakaran baru.

Kembalinya api di lokasi yang sebelumnya sudah ditangani menunjukkan bahwa ancaman karhutla di kawasan tersebut belum sepenuhnya berakhir. Petugas masih harus memastikan setiap titik panas benar-benar aman agar kebakaran tidak kembali membesar dan meluas ke lahan di sekitarnya. (*)




Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Mulai Berdampak di Kerinci-Sungai Penuh, Kasus ISPA Capai 1.159

SUNGAI PENUH — Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Jambi mulai memengaruhi kondisi keseh

Read more

Kebakaran di Jalur Jelajah Gajah Tebo Disorot, DPRD Desak Satgas Gakkum Bongkar Penyebabnya

JAMBI — Kebakaran lahan di Kabupaten Tebo kembali memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan kawasan yang bersinggungan dengan habitat gajah

Read more

Peluang Hujan Muncul di Jambi, Satgas Karhutla Harap Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil

JAMBI – Harapan meredanya kabut asap di Provinsi Jambi mulai terbuka. Sejumlah wilayah diprakirakan diguyur hujan dalam dua hari ke depan, di sa

Read more

Kabut Asap Mulai Terasa, Aktivis Lingkungan Bagikan Masker dan Kritik Penanganan Karhutla

JAMBI – Kabut asap yang mulai dirasakan warga Kota Jambi mendorong sejumlah aktivis lingkungan turun ke jalan. Mereka membagikan masker kepada p

Read more

Pasca 28 Jamaah Gagal Berangkat, Travel Umrah di Jambi Terancam Dicabut Izinnya

JAMBI – Masalah pelayanan jamaah kembali menyeret penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) di Jambi. Salah satu perusahaan, PT GST, kini men

Read more

Perintahkan Usut Dugaan Intimidasi Guru, Wali Kota Jambi Turunkan Psikolog dan Inspektorat

JAMBI – Dugaan intimidasi terhadap seorang guru sekolah dasar (SD) di Kota Jambi tak lagi sekadar menjadi laporan keluarga. Pemerintah Kota Jamb

Read more