Tim PPM Unjafoto bersama usai menggelar Coaching Fotografi Food Stylist bagi guru dan siswa SMKN 6 Kota Jambi
JAMBI - Transformasi dunia kerja di era digital menuntut lulusan sekolah vokasi tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga mampu berkolaborasi lintas bidang keahlian untuk menghasilkan produk dan konten yang memiliki nilai tambah. Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Universitas Jambi menggelar Coaching Fotografi Food Stylist bagi guru dan siswa SMKN 6 Kota Jambi, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SMKN 6 Kota Jambi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi siswa agar lebih siap memasuki dunia kerja dan industri kreatif yang berkembang sangat pesat seiring kemajuan teknologi digital. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan menghasilkan visual produk makanan yang menarik, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan pemasaran digital.
Kegiatan pengabdian ini tidak hanya melibatkan satu kompetensi keahlian, tetapi mengintegrasikan dua kompetensi keahlian, yaitu Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Kuliner. Siswa Jurusan Kuliner bertugas menyiapkan, mengolah, dan melakukan penataan (food styling) produk makanan, sementara siswa Jurusan DKV bertanggung jawab menghasilkan foto produk melalui teknik fotografi, pencahayaan, komposisi, dan pengolahan visual. Kolaborasi tersebut memberikan pengalaman nyata mengenai pola kerja di industri kreatif yang menuntut sinergi berbagai profesi dalam menghasilkan konten promosi yang berkualitas.
Program pengabdian tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi, Prof. Amirul Mukminin, Ph.D. Turut hadir Kepala SMKN 6 Kota Jambi Dr. (Candt) Endra Gunawan, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Mayang Rumayang, guru, serta siswa dari Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi Visual dan Kuliner.
Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jambi yang diketuai Dr. Sofyan, M.Pd. dengan anggota Dr. Erisa, Kurniati, Dr. Indriyani, Ferdiaz Saudagar, M.Pd., Hansein Arif Wijaya, M.Pd., serta melibatkan mahasiswa Khairul Fahmi dan Amelia.
Dalam sambutannya, Prof. Amirul Mukminin, Ph.D. menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan industri. "Era digital membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda, tetapi juga menghadirkan persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, siswa SMK harus memiliki kompetensi teknis sekaligus kemampuan berkolaborasi. Dunia kerja saat ini tidak lagi bekerja secara individual, tetapi mengedepankan kerja tim lintas bidang. Melalui kegiatan ini kami ingin membangun pengalaman belajar yang mendekati kondisi nyata di dunia industri," ujarnya.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Sofyan, M.Pd., menjelaskan bahwa konsep pelatihan sengaja dirancang menggunakan pendekatan project-based learning dengan mengolaborasikan dua kompetensi keahlian agar peserta memperoleh pengalaman kerja yang sesungguhnya. "Industri kreatif saat ini membutuhkan kolaborasi antara berbagai profesi. Produk makanan yang berkualitas tidak akan memiliki nilai jual tinggi tanpa didukung visual yang menarik. Sebaliknya, fotografi yang baik membutuhkan objek yang dipersiapkan secara profesional. Karena itu kami mempertemukan siswa DKV dan Kuliner dalam satu proyek pembelajaran sehingga mereka belajar berkomunikasi, berkolaborasi, dan menyelesaikan pekerjaan secara bersama seperti yang terjadi di dunia industri," jelasnya.
Selama pelatihan, siswa Jurusan Kuliner menyiapkan berbagai menu sebagai objek fotografi dengan memperhatikan aspek estetika penyajian, sedangkan siswa DKV mempelajari teknik food photography mulai dari pengaturan pencahayaan, komposisi, angle pengambilan gambar, penggunaan kamera maupun smartphone, hingga proses editing untuk menghasilkan foto produk yang layak digunakan sebagai materi promosi digital.
Kepala SMKN 6 Kota Jambi, Dr. (Candt) Endra Gunawan, M.Pd., mengapresiasi inovasi pembelajaran yang menghadirkan kolaborasi antarkompetensi keahlian. "Pendekatan ini sangat baik karena mencerminkan kebutuhan dunia kerja saat ini. Industri membutuhkan lulusan yang mampu bekerja lintas bidang, saling berkolaborasi, dan menghasilkan produk yang bernilai. Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga bagi siswa kami," ungkapnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Maya Ramayang Diandika menilai model pembelajaran kolaboratif seperti ini dapat memperkuat implementasi pembelajaran berbasis proyek yang menjadi karakter pendidikan vokasi.
Salah seorang guru, DKV menyampaikan bahwa siswa memperoleh pengalaman yang berbeda karena tidak hanya belajar teknik fotografi, tetapi juga memahami pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan tim produksi.
Sementara itu, salah seorang siswa peserta mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang sangat mendekati dunia kerja. "Kami belajar bekerja bersama teman-teman dari Jurusan Kuliner. Mereka menyiapkan makanan agar tampil menarik, sementara kami bertugas menghasilkan foto terbaik. Pengalaman seperti ini membuat kami lebih siap menghadapi dunia kerja yang memang membutuhkan kolaborasi antarbidang," sebutnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Jambi menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui pembelajaran kolaboratif yang selaras dengan kebutuhan industri kreatif digital. Diharapkan lulusan SMKN 6 Kota Jambi tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya, tetapi juga mampu bekerja dalam tim multidisiplin, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menciptakan peluang usaha di era ekonomi digital.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi vokasi berbasis kolaborasi lintas keahlian, Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan membekali siswa keterampilan yang sesuai kebutuhan industri kreatif, Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan fotografi digital dan food styling sebagai inovasi pembelajaran, serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara Universitas Jambi dan SMKN 6 Kota Jambi dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi dunia kerja. (*)