Sungai Penuh Terkepung Krisis Irigasi, Puluhan Tahun Saluran Rusak dan Petani Terancam Gagal Panen

Ilustrasi foto
Ilustrasi foto

SUNGAI PENUH – Saluran irigasi di Desa Gedang, Kota Sungai Penuh, kembali jadi sorotan. Infrastruktur vital yang menopang ratusan hektare sawah ini rusak parah di berbagai titik, dan ironisnya, masalah ini telah berlangsung lebih dari 30 tahun tanpa solusi permanen.

Petani setempat melaporkan sawah mereka terendam saat hujan deras, tetapi kekeringan terjadi saat kemarau karena sebagian saluran putus. Dampak langsung: pendapatan menurun dan risiko gagal panen meningkat. Ali Hamdan, salah seorang petani, menegaskan, “Setiap musim, kita terjebak situasi sama—sawah kebanjiran atau kekeringan. Ini sudah terlalu lama.”

BACA JUGA:Kasus DBD di Sungai Penuh Melonjak, 88 Warga Terjangkit hingga Pertengahan Juli

Kritik tajam ditujukan pada pemerintah. Perbaikan sementara dianggap gagal menuntaskan masalah. Tambal sulam, menurut petani, tidak efektif, sementara alokasi anggaran untuk rehabilitasi total masih minim. Pakar pertanian menekankan bahwa kondisi ini bukan sekadar teknis, tetapi juga manajemen, pengawasan, dan prioritas pembangunan yang lemah.

Dinas PUPR Kota Sungai Penuh mengaku akan meninjau lokasi sebelum melakukan perbaikan, namun warga menuntut tindakan nyata segera. Para ahli menegaskan: tanpa rehabilitasi total, ekosistem pertanian Gedang akan terus terancam, dan ketahanan pangan lokal bisa ikut terdampak.

BACA JUGA:Soroti Celah Kebocoran PAD, DPRD Sungai Penuh Desak Akhiri Retribusi Manual

Petani berharap pemerintah bergerak cepat. Perbaikan menyeluruh dianggap satu-satunya jalan untuk menstabilkan pasokan air, mencegah kerusakan lebih lanjut, dan memulihkan kesejahteraan warga. (*)




Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Setop Rekrutmen Honorer Baru, OPD Dilarang Terbitkan SK Pengangkatan

SUNGAIPENUH-Pemerintah Kota Sungai Penuh resmi menutup pintu bagi perekrutan tenaga honorer baru di seluruh perangkat daerah. Kebijakan tersebut diber

Read more

Sungai Penuh Terkepung Krisis Irigasi, Puluhan Tahun Saluran Rusak dan Petani Terancam Gagal Panen

SUNGAI PENUH – Saluran irigasi di Desa Gedang, Kota Sungai Penuh, kembali jadi sorotan. Infrastruktur vital yang menopang ratusan hektare sawah

Read more

DPRD Sungai Penuh Soroti Efektivitas APBD 2025, Minta Anggaran Berdampak Nyata

SUNGAI PENUH – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sungai Penuh mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pe

Read more

Harga Kelapa Anjlok, Petani Tanjabtim Terancam Tinggalkan Kebun

MUARASABAK – Senyum petani kelapa dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kembali berubah menjadi kekhawatiran. Setelah sempat berha

Read more

DLH-Hub Tebo Pantau Kualitas Air Batanghari, Tiga Titik Masih Berstatus Tercemar Ringan

MUARATEBO – Pemerintah Kabupaten Tebo terus mengawasi kondisi Sungai Batanghari melalui pemantauan kualitas air yang dilakukan secara berkala. P

Read more

Harga Pangan di Muaro Jambi Melonjak, Cabai Tembus Rp70 Ribu Per Kilogram

MUARO JAMBI – Kenaikan harga pangan kembali membebani masyarakat Kabupaten Muaro Jambi. Sejumlah kebutuhan pokok mengalami lonjakan dalam bebera

Read more