Diburu Dua Bulan, Residivis Jambret Kalung Emas Diciduk di Banten

Polsek Jambi Selatan melakukan ekspose terkait residivis jambret kalung emas yang ditangkap di Banten
Polsek Jambi Selatan melakukan ekspose terkait residivis jambret kalung emas yang ditangkap di Banten

JAMBI - Seorang residivis spesialis jambret kalung emas yang diburu polisi setelah beraksi di Kota Jambi akhirnya ditangkap. Tersangka ditangkap setelah bersembunyi selama sekitar dua bulan di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Lebak, Banten.

Pelaku yakni Rahmat Fikri Rizki (32), tersangka pencurian dengan kekerasan terhadap seorang pria berusia 55 tahun di kawasan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan. Dalam aksinya, Rahmat dibantu rekannya, M Ibnu Fariz (24).

Kapolsek Jambi Selatan, AKP Tharoni Zebua mengatakan, setelah melakukan penjambretan pada Mei 2026, Rahmat masih berada di Jambi selama sekitar satu bulan. Namun, setelah mengetahui polisi mulai memburunya, ia melarikan diri ke Pulau Jawa. “Setelah dia mendengar bahwa polisi melakukan pengejaran terhadap dirinya, dia kabur ke Jakarta dan menetap di pesantren di wilayah Banten selama kurang lebih dua bulan,” katanya.

BACA JUGA:Jangan Tergiur Untung Besar, BRI Dorong Masyarakat Lebih Cermat Pilih Investasi

Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan kemudian melakukan penyelidikan dan profiling hingga mendapatkan informasi keberadaan Rahmat di wilayah Lebak. Tim polisi berangkat ke Banten dan berkoordinasi dengan Polres Lebak. Petugas kemudian melakukan pengintaian secara tertutup di sekitar pondok pesantren yang menjadi tempat persembunyian pelaku.

Lokasi pesantren yang berada di kawasan perbukitan membuat polisi harus menyusun strategi agar Rahmat keluar dari tempat persembunyiannya. Setelah lebih dari satu hari melakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil memancing Rahmat keluar dari area pesantren. Ia kemudian ditangkap di sebuah minimarket di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

Dari pemeriksaan terhadap Rahmat, polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku lainnya, M Ibnu Fariz, yang berada di wilayah Serpong, Tangerang Selatan. Petugas selanjutnya melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan Ibnu.

Kasus penjambretan tersebut terjadi pada Kamis (14/5/2026). Saat itu, korban ANFWJ (55) berada di kawasan Jalan Jenderal Soedirman, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan. Rahmat yang mengenakan jaket ojek online kemudian mendekati korban dengan berpura-pura menanyakan alamat.

Saat korban lengah, Rahmat langsung merampas kalung emas yang dikenakan korban dan melarikan diri menggunakan sepeda motor. Sementara Ibnu bertugas menghalangi warga yang berusaha menolong korban maupun mengejar pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian leher. Kalung emas milik korban seberat 30 gram juga berhasil dibawa kabur pelaku dengan nilai sekitar Rp60 juta.

Polisi menyebut Rahmat merupakan residivis yang telah empat kali terlibat dalam kasus kejahatan serupa. (*)




Berita Terkait

Polresta Jambi Bongkar Dugaan Peredaran Narkotika di Alam Barajo, Ratusan Pil Diduga Ekstasi Diamankan

JAMBI — Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kota Jambi kembali dilakukan aparat kepolisian. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres

Read more

Diburu Dua Bulan, Residivis Jambret Kalung Emas Diciduk di Banten

JAMBI - Seorang residivis spesialis jambret kalung emas yang diburu polisi setelah beraksi di Kota Jambi akhirnya ditangkap. Tersangka ditangkap setel

Read more

Polisi Tindak Konvoi Liar dan Knalpot Brong, 150 Motor Pelajar Diamankan Polresta Jambi

JAMBI— Jalan raya di Kota Jambi bukan arena untuk konvoi ugal-ugalan. Pesan itu ditegaskan Polresta Jambi setelah polisi mengamankan sekitar 150

Read more

Nasabah Bank Mandiri Pertanyakan Dana Rp90 Juta Berkurang dari Rekening

  JAMBI – Persoalan pemblokiran rekening dan pengalihan dana nasabah kembali menjadi sorotan. Kali ini, seorang nasabah Bank Mandiri Area

Read more

Karhutla Bakar Sekitar Satu Hektare Lahan di Rimbo Tengah, Tim Gabungan Bergerak Cepat

MUARA BUNGO – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bungo. Kali ini, kebakaran melanda lahan milik warga di

Read more

Belum Ideal, Tanjabtim Masih Kekurangan Dokter di Sejumlah Fasilitas Kesehatan

MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis di fasilitas

Read more